Selasa, 10 Maret 2015

ARSITEKTUR PROSESOR

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas pada mata kuliah Dasar Komputer dengan Dosen Pengampu Ibu Tenia Wahyuningrum di ST3 Telkom Purwokerto.

Prosesor merupakan sebuah IC yang berfungsi sebagai pengendali komputer yang tentu saja juga dibantu dengan komponen lainnya seperti Random Access Memory (RAM), Hard disk (HDD), Graphic Processing Unit (GPU), dan perangkat - perangkat lainnya. Bagian terpenting dalam prosesor terbagi menjadi 3, yaitu:

  1. Arithmatics Logical Unit (ALU) : sebuah bagian yang memproses seluruh perhitungan aritmatika dan logika.
  2. Control Unit (CU) : bagian yang mengatur lalu lintas data.
  3. Memory Unit (MU) : bagian dengan memori penyimpanan yang kecil namun memiliki kecepatan akses yang tinggi.
Prosesor yang saat ini paling terkenal adalah besutan dari Intel dan AMD. Pada Intel, prosesor yang saat ini berkembang adalah prosesor Core i - series, dan saya akan membahas tentang prosesor i - series tersebut.

1. Prosesor Intel Core i3
Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan dua saudaranya yang lain. Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3 adalah “Arrandale”. Intel Core i3 keluarga prosesor Intel ® HD dengan Graphics memberikan sebuah arsitektur baru yang revolusioner untuk pengalaman komputasi yang tak tertandingi.Prosesor ini dilengkapi dengan Intel HD Graphics, mesin video canggih yang memberikan pemutaran mulus, tinggi kualitas video HD, dan maju kemampuan 3D, menyediakan suatu solusi grafik ideal untuk komputasi sehari-hari. Sebuah pilihan cerdas untuk rumah dan kantor, Intel Core i3 prosesor juga dilengkapi Intel ® Hyper-Threading Technology, yang memungkinkan setiap inti prosesor untuk bekerja pada dua tugas pada waktu yang sama, memberikan kinerja yang maksimal untuk ber-multitasking.

2. Prosesor Intel Core i5
Jika Bloomfield adalah codename untuk Core i7 maka Lynnfield adalah codename untuk Core i5. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156. Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada intiprocessor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3.Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt.Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache. Intel juga meluncurkan Clarksfield, yaitu Core i5 versi mobile yang ditujukan untuk notebook. Socket yang akan digunakan adalah mPGA-989 dan membutuhkan daya yang terbilang cukup kecil yaitu sebesar 45-55 Watt.

3. Prosesor Intel Core i7
Core i7 sendiri merupakan processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner. Dan dibawah ini merupakan arsitektur dari Core i7:



Sumber: 

  • https://babesajabu.wordpress.com/2009/06/17/pengertian-dan-jenis-processor/
  • http://gusfirmansyah.blogspot.com/2014/04/pengertian-dan-fungsi-prosesor-processor.html
  • http://blog.ub.ac.id/fauziahmayasari/2012/07/27/arsitektur-processor-dengan-teknologi-multicore/
  • https://tinifeehily.wordpress.com/2012/09/22/arsitektur-processor/
  • http://sya-free.blogspot.com/2013/09/sejarah-prosesor-dari-awal-sampai.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar